16.10.18

Seberapa Darurat Dana Darurat?

Akhir-akhir ini banyak influencer Instagram dan selebgram yang mulai bahas Dana Darurat.
Mereka mulai membuka wawasan follower-follower tentang pentingnya memiliki Dana Darurat, berapa besar Dana Darurat yang harus dimiliki? Daaan.. Apa itu Dana Darurat?



Heeeei..
Yuk kita bahas bersama :)

Dana Darurat adalah dana yang disimpan untuk jaga-jaga apabila ada pengeluaran tidak terduga. Karena namanya Dana Darurat, jadi dipakainya kalau keadaan terdesak aja ya!

Penting gak sih punya dana darurat?
Penting banget! Terutama bagi millenials seperti kamu. Dana Darurat berfungsi untuk melindungi penghasilan kita dari pengeluaran-pengeluaran besar tidak terduga, yang jumlahnya sangat besar.

Seperti :
1. Kehilangan pekerjaan / PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) ataupun Resign
2. Dana-dana tidak terduga apabila kita jatuh sakit / kecelakaan. Apalagi ketika sakit dan penghasilan menjadi terhenti.
3. Membantu keluarga yang tertimpa musibah
4. Masih ada dana yang masih bisa dipergunakan ketika tertimpa musibah, seperti perbaikan Mobil rusak, genteng bocor, dan lain-lain, sehingga tidak mengganggu penghasilan bulanan dan belanja bulanan tetap aman.
5. Dan masih banyak darurat-darurat lainnya yang bersifat urgent dan mendesak!




Berapa besar Dana Darurat yang harus terkumpul??
- First, dana darurat itu mengikuti kemampuan masing-masing yaa, jadi tergantung prioritas dan keinginan masing-masing. Ngga ada angka pasti untuk besaran dana darurat ini. Semakin besar saving kamu buat dana darurat, semakin aman keuangan kamu!

- Tips, nabung dulu sampai kekumpul dana berapapun dan kumpulin secepat mungkin (As Soon As Possible - ASAP). Kalo dana darurat udah kekumpul, baru fokus nabung buat alokasi lain-lain.

- Rumus Dana Darurat tergantung status kamu, kalo kamu :
  * masih single dan belum menikah : 3x pengeluaran bulanan
  * menikah tapi belum punya anak : 6x pengeluaran bulanan
  * menikah dan udah punya anak : 12x pengeluaran bulanan
- Kalo dana darurat terpakai, langsung isi lagi senilai minimum tadi


Saving dana darurat dalam bentuk apa aja?
- Dana darurat harus berbentuk kas likuid!
- Kamu bisa nyimpen dana darurat di rekening tabungan biasa, dan instrumen keuangan yang menghasilkan Return (seperti Reksadana Pasar Uang, Emas, Deposito, dll).
- Psst, dana darurat TIDAK SAMA DENGAN asuransi ya!! Karena asuransi itu sifatnya hanya melengkapi dana darurat.


Caranya GIMANAAA!!
- Naaah, apabila kamu belum punya sama sekali dana darurat. Kamu bisa cicil kok mulai sekarang! Atau bisa mulai pas gajian.
- Caranyaaa.. sisihkan 10% dari gaji ke rekening khusus dana darurat. Trus sisihkan sampai mencapai saldo ideal.
- Selain itu, kalo kamu dapet bonus, THR, atau apapun diluar pendapatan bulanan, sebagian juga bisa dimasukin ke rekening dana darurat
- Jangan sekali-sekali pake dana darurat buat hal yang gak darurat ya!


Pssst..
BTW, ini ada sedikit ilustrasi dari mba @alodita dan @adrianirwandika mengenai Financial Planning dan dana darurat.

Jadi katanyaaaa...
Financial Planning itu kayak bikin 1 tim sepakbola yang solid. Di 1 tim sepakbola pastinya ada tim striker (penyerang), pemain tengah, dan tim bertahan.
- Striker / penyerang bertugas untuk cetak gol. "Striker" dalam financial planning itu ibarat Investasi, gimana cara menghasilkan RETURN, dan instrumen apa aja sih yang bisa ngasih return.
- Pemain tengah, untuk menjaga keseimbangan tim. Seperti saving / tabungan / dana darurat yang dapat menjaga kestabilan keuangan kita, mereka lah yang mengatur "kapan mau menyerang dan kapan akan bertahan"
- Tim bertahan, untuk menjaga pertahanan, supaya gawang nggak kebobolan. Seperti asuransi yang melindungi di lapisan paling akhir :))


Jadi,
Seberapa darurat Dana Darurat???? Penting Banget!

So, yuk mulai nabung dan isi pos Dana Darurat!
Semangat~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...