9.12.14

#ReviewBuku Sophia & Pink

Foto Novel dan tandangan dari penulis Sinta Yudisia
Novel Sophia & Pink - karya Sinta Yudisia

Masih ada kemarahan yang menyesakkan, meski tidak separah pada awal perselisihan dulu, ketika Sophia sering melontarkan perasaan rindu. Tetap saja, melihat sosok Ayah hadir, Sophia ingat tuntutan permintaan maaf yang hingga sekarang belum juga dilontarkan Sophia. Meski demikian, bukan hari yang tepat untuk bertengkar. (hal. 169)

Cinta itu hal paling manusiawi, alamiah, kimiawi, sangat rasional sekaligus irrasional bagi cewek.

Sophia, bingung harus mencintai siapa. Teman sekelas, cowok tetangga, atau guru Sejarah yang cakep dan pintar? Sayangnya, bahkan cinta Sophia pada ayah sendiri harus kandas, karena ayah lebih mencintai Tante Mira dibandingkan bunda. Nenek Run, nenek lincah ajaib yang selalu memantau mulai soda dan odol, tak bosan mendorong Sophia menemukan cinta sejati. Apakah Sophia memilih Vandes yang cerdas, tapi suka meremehkan cewek? Novan dan Asril yang berasal dari zaman Ice Age? Bito si Anak Tunarungu? Pak Ragil yang jadi idola anak-anak sekolah? Atau,

"..sama Pak Joko aja, perjaka tua ting-ting di kompleks!
saran Tante Yuna.

Lagi sibuk-sibuknya belajar cinta, muncul pula Pink, murid baru, cewek berwajah oriental yang cantik bukan main, brilliant lagi. Cemburu? Ya iyalah. Kalau para cewek aja senang berteman, apalagi cowok. Guru-guru juga memuji si Murid Pendatang. Sophia judes, bete, galak menghadapi Pink. Celakanya, tugas kelompok sosiologi berdasar abjad absen mengesahkan Pink, Sophia, Vandes dalam satu himpunan beririsan. Ampun dah! Tapi siapa sih Pink?

Sebagai remaja, Sophia menjadi cewek aktif dan berprestasi di sekolahnya. Sophia yang bijaksana, sesuai arti namanya, harus menerima kenyataan berpisah dari ayahnya. Ia tak bisa menikmati kasih sayang seorang ayah. Ayah dan bunda memutuskan untuk berpisah ketika Ia masih membutuhkan kasih sayang dari keduanya. Ketidakhadiran seorang ayah membuat Sophia sedih. Apalagi setelah mendapat kabar Bunda mengalami kanker payudara. Semua kenyataan terasa begitu pahit. Dan Sophia pun mulai melakukan swa-hip-nosis, mensugesti diri sendiri untuk lebih tenang.

Bertemu banyak masalah di rumah, di sekolah pun Ia harus dihadapkan dengan Pink, siswa baru yang menjadi pusat perhatian di kelasnya. Siapa sangka Pink memiliki rahasia pahit yang selalu disembunyikannya. Hingga akhirnya semua benang kusut pun terurai menjadi satu. Penasaran? Baca langsung bukunya :)

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:
  1. Ada perasaan tenang. Apalagi, ketika mengucapkan kalimat doa menjelang tidur. (hal. 138)
  2. Berjalan di pasir putih. Debur ombak. Air laut yang hangat, namun sejuk. Matahari yang mulai tenggelam. Warna biru, oranye, perak, keemasan di ufuk barat. Sayap suara burung-buruk menukik rendah, pulang ke kandang. Angin lembut mengembuskan pesan. (hal. 138)
  3. Kita beruntung, diberi ibu-ibu yang luar biasa. (hal. 167)
  4. Cinta itu lebih kuat setelah melampaui ujian. (hal. 175)
  5. Setiap orang punya definisi, punya pengalaman, punya memori baik yang manis atau yang membuat tangis. Bagaimanapun, selalu menggairahkan tiap kali bicara cinta. (hal. 178)

Keterangan Buku:
Judul                   : Sophia & Pink
Penulis                : Sinta Yudisia
Penyunting          : Irawati Subrata dan Huda Wahid
Desain sampul   : Kulniya Sally
Penerbit             : DAR! Mizan
Terbit                 : Juni 2014
Tebal                 : 180 hlm.
ISBN                 : 978-602-242-480-2

----

Penulis, Mbak Sinta adalah Ketua Umum FLP (Forum Lingkar Pena) Pusat periode 2013-2017. Pertama kali bertemu di acara Talkshownya bersama FLP Sumbar, dan ternyata banyak ilmu kepenulisan yang dibagikan oleh mbak Surabaya ini :D Next time ilmu kepenulisan dari mbak Sinta itu bakal aku share di blog ini :) wait ya! Dan selanjutnya mesti baca karya terbaru dari mbak Sinta Yudisia, Bulan Nararya. Penasaran! :D

Btw, tunggu review buku selanjutnya di #ReviewBuku ya! ;)

2 komentar:

  1. Reviewnya bagus, lain kali review noel saya yah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih. boleh, judul novelnya apa? dibaca dulu :)

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...