20.5.14

Bangkitlah Pemuda Tangguh 2014!

hati-hati dek, ntar jatoh :3 (sumber)

Tau sekarang hari apa?
Ya, hari ini hari Selasa, tapi bukan itu maksudnya. Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional yang ke-106!
Wow, udah tua ya :3 Berhubung udah seabad lebih 6 tahun berlalu, kita liat bentar yuk asal-muasal hari ini ditetapin jadi Hari Kebangkitan Nasional :)

Jadi sejarahnya...
Pada suatu masa, tepatnya tanggal 20 Mei 1908, pemuda Indonesia mengukir sejarah baru, yang tak akan pernah terlupakan sampai kapanpun. Saat itu, pemuda Indonesia menyatukan tekad mereka, bersama-sama ingin bangkit dari keterpurukan, dan menyuarakan semangat kebangkitan nasional. Mungkin, kalau kita telah hidup di zaman penjajahan, kita juga dapat merasakan bagaimana kerasnya semangat juang para pemuda melawan penjajah bangsa lain, setelah bosan di-dikte, menderita, bodoh, dan hanya menjadi budak di negeri sendiri. Itulah yang menjadi titik balik bagi pemuda untuk bangkit dari keterpurukan.

Pada saat itu, Dr. Sutomo bersama para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) -Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji serta digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohuso-  mendirikan organisasi Boedi Oetomo. Boedi Oetomo adalah sebuah organisasi yang bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Namun seiring waktu, Boedi Oetomo-lah yang menjadi cikal bakal gerakan menuju kemerdekaan Indonesia (sumber).
personil Boedi Oetomo (sumber)

Kenapa disebut cikal bakal? Nah, jadi ceritanya selama masa penjajahan itu, semangat kebangkitan nasional tidak pernah muncul hingga berdirinya Boedi Oetomo. Setelah organisasi Boedi Oetomo itu didirikan, mulailah muncul organisasi-organisasi pemuda lainnya, seperti Partai Politik pertama di Indonesia (Indische Partij) yang berdiri tahun 1912, Sarekat Dagang Islam di Solo yang didirikan oleh Haji Samanhudi pada tahun 1912 juga, Muhammadiyah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta , dan berdirinya Asuransi Jiwa Bersama Boemi Poetra di Magelang oleh Dwijo Sewoyo dan kawan-kawan.

16.5.14

Nak, Ajarin Emak Internet!

ketika internet dalam genggaman tangan

Kini, tangan ini lebih sering bersentuhan dengan handphone (HP). Kapan-pun ada waktu luang, diatas angkot-lah, pas istirahat sejenak dari belajar, menjelang tidur, bahkan sambil menikmati ritual pagi di kamar mandi-pun *ups*, handphone nggak bisa lepas dari genggaman tangan. Lantas, apa yang ku kerjakan?
Ya, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, informasi menjadi semakin penting dan mahal. Informasi itulah yang aku cari setiap saatnya di HP. Scroll twitter, scroll portal berita, facebook, instagram, dll. Informasi yang dicaripun beragam, mulai dari berita hot *trending topic*, berita politik (yang udah semakin seru untuk disimak), berita bola (ya, gak cuma cowok yang suka bola), info perkembangan teknologi terbaru (namanya juga anak jurusan Sistem Informasi, gak boleh kudet buat hal ini), berita-berita ringan, mulai dari lifestyle, tips ini itu, dan lain-lain. Dan pastinya internet yang lancar lewat HP ini bisa dilaksanakan bisa didukung dengan paket data dan quota yang memadai. Sama halnya seperti laptop bertemu modem, tanpa paket yang pas, internet-an bakal nggak lancar, kayak susah BAB gitu :3

Tapi nggak selalu aku bisa mendapatkan akses internet yang lancar. Apalagi saat-saat di daerah pinggiran kota. Ya, aku-pun teringat masa-masa menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) setahun yang lalu...
(Sungai Liku, 15 Juli 2013)
Teriknya matahari, kencangnya angin yang menghembus dedaunan kelapa, dan damainya suasana pedesaan menjadi santapan harianku selama disini, Sungai Liku. Aku menetap disini, di salah satu nagari kecil di Kabupaten Pesisir Selatan. Namanya nagari Sungai Liku Palangai. Sesuai dengan namanya, nagari ini berhadapan langsung dengan sungai. Dan lokasinya jauuh dari kota :3 Jangan harap bisa lewat jalan yang mulus bila ingin kesini. Aku diutus dari jurusan Sistem Informasi, dan pastinya bakal mensosialisasikan hal-hal berbau teknologi dan internet.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...