4.9.13

Bersahabat Dengan Hujan

Hujan dikala september..
kata mereka, september itu awal dari musim penghujan, setidaknya di negara ini, Indonesia.
Bulan yang berakhiran "ber" itu menjadi permulaan dari bulan-bulan berakhiran "ber" selanjutnya, yang dikenal orang dengan bulannya musim penghujan.
Tapi dari mana mereka tahu bulan berakhiran ber itu selalu dihiasi hujan? Apakah ada penelitian yang telah membuktikan mitos itu? I dunno..

hujan ~

Ntahlah bagaimana dibulan oktober, november, dan desember kelak..
yang jelas sekarang, di bulan september ini.. hujan seperti tak mau lepas menemani setiap aktivitas.

Walau mungkin langit tampak cerah di pagi hari. tapi langit sering menipu, cerah itu tak selalu bertahan hingga di penghujng hari. Langit bisa saja mendadak gelap, dan mengundang hujan.

Hujan itu tak mengenal tempat, ia tak mengenal waktu.. apalagi pribadi.. Semua orang terkena guyurannya. Tidak cuma mengirimkan "basah" ke tubuh ini hujan juga tak pelit membagi dingin, dingin yang bisa saja membuat badan ini beku, kedinginan.


Saatnya kita mengantisipasi hujan..
Jangan sampai aktivitas terganggu ketika hujan datang..
Jangan sampai kondisi badan drop karena hujan-hujanan, demam..
Jangan sampai buku, arsip, maupun barang berharga rusak karena hujan..



Bersahabatlah dengan hujan..
Karena hujan itu rahmat :)
Ingat kata pepatah, bawalah payung sebelum hujan.
Bawalah mantel ketika kamu mengendarai motor, bawalah payung buat melindungi disaat berjalan kaki, dan selalu hangatkan dirimu dengan pakaian tebal yang menghangatkan :)

Dan saatnya kita berteriak..
Selamat datang musim hujaan!! :)

4 komentar:

  1. kalo menurut saya sih bulan ember itu hanya mitos saja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kayaknya sih cuma mitos aja :D gak ada bukti ilmiahnya juga kan.. haha

      Hapus
  2. Hujan itu nikmatnya di bulan desember :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...