10.11.12

Jangan Mau Terus-Terusan GAGAL!

Kilas Balik! Session 5
Hai lagi dan lagi guys :D
Di postingan kali ini kita bakal lanjutin ngebahas yang udah ada di postingan sebelumnya.. seputar keSUKSESan dan keGAGALan. Setelah ngejalani tips yang pertama , percaya kamu bisa berhasil.. maka kamu bisa ngikutin tips kedua .. yaitu : Sembuhkan diri dari penyakit KEGAGALAN.
* Btw, postingan ini sebelumnya udah ada di blog gue yg lama tanggal 11 Desember 2010. Dan sekarang di repost disini deh :) Daaan..  langsung aja ya kita bahas topik menarik yang satu ini tanpa banyak muqoddimah.. ;)
***
TAKUT GAGAL
Banyak orang memiliki penyakit pikiran ini, mereka mengalami proses mental “saya tidak bisa bekerja sebaik yang seharusnya, saya tidak bisa menjadi juara kelas, saya terlalu bodoh, terlalu muda, nasib buruk, kesialan pribadi, bla..bla..bla..
 

Segera setelah korban penyakit kegagalan ini memiliki alasan yang “bagus”, ia hidup bersama alasan itu, dan menjadikan alasan untuk menjelaskan kepada dirinya sendiri dan orang lain mengapa ia tidak maju-maju.


Pikiran positif/ negatif semakin kuat jika dipupuk dengan pengulangan terus menerus. ada seribu satu alasan yang bisa dibentuk untuk mencapai kegagalan .
maka, kita harus “memberi vaksin terhadap penyakit dalih (alasan), penyakit kegagalan”.
 

Empat bentuk dalih yang paling lazim :
1. tetapi kesehatan saya buruk.
Kalau kamu terlalu mengkhawatirkan suatu penyakit, maka kamu benar-benar dalam kesulitan.

Jangan jadikan penyakit sebagai alasan kamu gak bisa sukses ato berhasil dalam meraih kesuksesan. semakin banyak kamu berbicara tentang penyakit itu, semakin buruk tampaknya penyakit itu, bersyukurlah dengan kesehatan yang kamu punya.
 

2. tetapi saya tidak memiliki otak cemerlang
kebanyakan dari kita meremehkan kekuatan otak dan terlalu menganggap hebat kekuatan otak orang lain
, yang terpenting “bukanlah berapa banyak intelegensi yang kamu miliki, tapi bagaimana kamu menggunakan apa yang benar-benar kamu punya!”. 
Fokuslah pada apa yang kamu miliki, temukan bakat unggul yang ada.

Intelegensi yang tinggi tidak menjamin seseorang akan berhasil, namun minat, antusiasme dan ketekunanlah yang mempengaruhi kesuksesan itu.
Perbedaan orang yang sangat berhasil dan sangat tidak berhasil terlihat pada perbedaan sikap, dan perbedaan dalam manajemen pikiran. Seperti yang dibilang om Einstein
ke gue dulu #eh, lebih penting menggunakan otak kita untuk berpikir daripada hanya menggunakannya sebagai gudang fakta. Gunakan pikiran itu untuk menciptakan dan mengembangkan gagasan.
 

3. tak ada gunanya, saya terlalu tua / muda
Banyak orang merasa berada pada usia yang tidak tepat. merasa terlalu muda, ataupun terlalu tua, dan hanya sedikit orang yang merasa bahwa mereka dalam “usia yang cocok”, sehingga mereka bahkan tidak berniat untuk mencoba.
 

Cara mengatasinya:
-lihat usia kamu sekarang secara positif, berpikirlah “saya masih muda”, bukan “saya sudah tua”. berlatihlah memandang ke depan ke cakrawala baru, dan dapatkan antusiasme serta perasaan baru.
 

-hitung berapa banyak waktu produktif yang tersisa. usia produktif manusia berkisar antara 20 hingga 70 tahun. Kalo usia kamu 30 tahun, brarti kamu baru menggunakan sedikit dari waktu produktifmu, masih ada 40 tahun lagi waktu kamu menjadi seseorang yang lebih berhasil daripada sekarang.
 

-investasikan waktu masa depan kamu dengan mengerjakan apa yang benar-benar ingin kamu kerjakan. berpikrlah, “Saya akan memulainya sekarang, tahun-tahun terbaik menanti di depan saya”. itulah cara orang sukses berpikir.
 

4. tetapi kasus saya lain, menarik nasib burukSering kita mendengar orang mengatakan, wah,dia sangat beruntung bisa naik jabatan itu, coba saja saya seberuntung dia. Banyak orang biasa menggantungkan keberhasilan pada nasib, mereka mengira jika tidak bisa bekerja dengan baik dan mendapat hasil yang buruk, memang takdir yang menyebabkan hal itu terjadi.

Hal ini dapat disembuhkan dengan cara:
-kamu gak akan menemukan nasib baik, melainkan persiapan, perencanaan, dan pikiran penghasil sukses yang mengawali “keberuntungannya”.
 

-Jangan menjadi orang yang suka berangan-angan kosong. Kita tidak menjadi berhasil hanya melalui nasib baik. Berkonsentrasilah mengembangkan kualitas-kualitas dalam diri yang akan menjadikan kamu seorang pemenang

kalo kamu udah bisa lepas dari alasan-alasan negatif yang memenuhi otakmu.. 
maka bersiap-siaplah menjadi seorang yang SUKSES dan BERHASIL. :D
***

SEMANGAT! :)

2 komentar:

  1. Kata orang kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.. wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. yahaa.. bener-bener!
      tapi gak mungkin jg gagal terus-terusan kan :D

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...