14.2.11

Puisi-puisi itu..


Pada suatu ketika, guru Bahasa Indonesia yang juga wali kelas gw di SMA menyuruh kami –para siswa- untuk menuliskan puisi.
Guruku berkata : “setiap manusia memiliki kreativitas tersendiri dalam menulis puisi.. Tidak ada yang tidak bisa membuat puisi. Semua kegiatan, aktivitas dan perasaan manusia bisa diekspresikan menjadi bait-bait yang indah”
So, gw dan temen-temen mulai mencari inspirasi dengan menyendiri di berbagai belahan –pantat- sekolah. Ada yang nyari inspirasi di pojokan kelas, di tengah kelas, di alam terbuka *taman* , ataupun alam yang sangat tertutup *toilet*.
Gw baru nyadar ternyata gak gampang bikin sebuah puisi, mesti dapat feel-nya dulu. Setelah berusaha mencari inspirasi (lebih tepat disebut contekan) dari om Google, gw pun berhenti karena hati nurani gw ngelarang untuk ngelakuin kecurangan..
Dan akhirnya.... *Jreng.jreng.jreng*
Gw pun menyelesaikan sebuah puisi yang berjudul sesalku *HORE!!*
Setelah gw baca-baca ulang puisi hasil jerih payah gw, lumayanlah.. tapi bahasa yang digunakan masih agak kaku. :D
Puisi karya temen-temen gw juga gak kalah bagus dari gw..
Tak Pernah Berhenti , karya: Dian
Sang Penguasa , karya: Rizky
Dirimu Adalah Diriku , karya: Fanny
Senda Gurau , karya: Fauzan
Indonesia , karya: Heru
Kebahagiaan Abadi , karya: Iga
Satu , karya: Melga
Mendung , karya: Rara
Piringan Hitam , karya: Shofi
Kertas , karya: Tyas
G 30 S/Pdg , karya: Wira
Koruptor , karya: Yaqhzan
Dan beberapa puisi yang gw lupa judulnya, puisi buatan Ega, Fadhil, Luthfi, Nia, Robby, Suci dan Dila *maaf ya temaan..
Mungkin karena punya walas dan PA guru Bahasa Indonesia kali ya? Jadi bakat puitisnya ngalir ke semua anak murid MySpace hoho
Tapi yang harus diingat, gak selamanya orang puitis itu gombal lho ^^
Mari berkarya MySpace

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...